Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Mendalam
Perbedaan mendasar antara Kurikulum Merdeka (Kumer) dan Pembelajaran Mendalam adalah
Kumer adalah kebijakan kurikulum yang memberikan kerangka kerja luas untuk otonomi sekolah, sementara Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan pedagogis untuk mencapai pemahaman konsep yang lebih dalam dan bermakna. Kumer menekankan fleksibilitas, kemandirian siswa, dan pengembangan karakter, sedangkan Pembelajaran Mendalam fokus pada proses pembelajaran holistik, berkesadaran, dan relevan dengan kehidupan nyata melalui berbagai metode seperti Project-Based Learning atau diskusi mendalam.
- Fokus utama: Kebijakan kurikulum yang memberikan kerangka kerja luas, fleksibilitas, dan otonomi bagi sekolah dan siswa.
- Tujuan: Memungkinkan sekolah menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa, mengembangkan minat dan bakat, serta mengutamakan pengembangan karakter dan keterampilan (4C: creativity, critical thinking, collaboration, communication).
- Pendekatan: Memberikan kebebasan bagi siswa untuk menentukan jalur belajar mereka, namun membutuhkan bimbingan bagi siswa yang masih memerlukan lebih banyak arahan.
- Fokus utama: Pendekatan pedagogis yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam, bermakna, dan relevan.
- Tujuan: Mengembangkan pemahaman siswa yang melampaui hafalan, dengan menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam konteks kehidupan nyata.
- Pendekatan: Menggunakan berbagai metode seperti diskusi mendalam, Problem-Based Learning (PBL), dan Project-Based Learning (PjBL) untuk menciptakan pengalaman belajar yang berpusat pada siswa, holistik, dan mengintegrasikan berbagai aspek, termasuk teknologi.
Hubungan keduanya
- Pembelajaran Mendalam dapat menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
- Keduanya memiliki tujuan yang selaras, yaitu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, relevan, dan berpusat pada peserta didik, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan





